Menu
Nasional

Tunda Penetapan DPT

11 September 2013

pemilu 2014dakwatuna.com – Jakarta. Sesuai tahapan, KPU akan menetapkan DPT pada tanggal 7 hingga 13 September 2013 mendatang. Namun dalam Rapat Kerja Komisi II dengan KPU, Bawaslu, dan Dirjen Adminduk Kemendagri muncul polemik terkait dengan hasil persandingan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dengan DP4 yang ditemukan banyak sekali permasalahan dan ketidakakuratan data pemilih.

Bahkan, Dirjen Adminduk mengklaim DPT yang akan ditetapkan KPU tidak menjadikan DP4 sebagai dasarnya. Akibatnya ditemukan ratusan ribu bahkan jutaan pemilih ganda, yang seharusnya tidak masuk daftar pemilih, tanpa NIK, dan lain sebagainya. Dirjen Adminduk sendiri mengusulkan agar penetapan DPT ditunda.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Jazuli Juwaini, merasa prihatin dengan permasalahan tersebut. Seharusnya antara KPU, Bawaslu, dan Dirjen Adminduk bisa bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan DPT sebelum ditetapkan.

“Proses penyusunan DPT kan ada tahapannya, kenapa di ujung tahap begini baru muncul permasalahan bahkan saling klaim tentang keakuratan DPT yang akan ditetapkan KPU,” kata Jazuli.

Menurut jazuli, seharusnya antar instansi mengedepankan rasa tanggung jawab untuk bekerja sama dan saling membantu, bukan saling menyalahkan atau mengklaim siapa yang benar dan siapa yang salah karena ini pertaruhan kualitas pemilu ke depan.

“Kita ingin pemilu ke depan lebih berkualitas dan syaratnya dua, penyelenggara yang profesional dan independen serta data yang akurat,” imbuh Jazuli.

Ketua DPP PKS ini menyarankan, dengan realitas yang ada sekarang dimana ditemukan disparitas ketidakakuratan data yang demikian besar, tidak ada pilihan lain kecuali menunda penetapan DPT.

“Tidak mungkin DPT ditetapkan jika ada instansi (Dirjen Adminduk) yang menemukan masalah terkait akurasi data yang sangat besar. Jadi saya usulkan ditunda,” tegas Jazuli.

Selanjutnya, Jazuli meminta, KPU, Dirjen Adminduk, dan Bawaslu duduk bersama untuk mensinkronkan data, saling bekerja sama dan saling membantu demi suksesnya pemilu yang akan datang. Penyusunan dan penetapan DPT memang telah ditentukan tahapannya, akan tetapi kita tidak bisa menutup mata atas realitas permasalahan yang ada, jangan pula kita mengorbankan kualitas pemilu akibat persoalan-persoalan teknis ini.