*
Categories
Menu
Training Menghafal Al-Quran
Donasi Peserta Training Hafal Quran Untuk Aceh
Agenda Umat
Training Menghafal Al-Quran

Training Menghafal Al-Quran

dakwatuna.com – Menghafal Quran, mudah!” Begitu jawab 300-an peserta training menghafal Al-Quran yang diselenggarakan Kauny Quantum Memory (KQM) di Auditorium Arifin Panigoro – Universitas Al-Azhar Indonesia Jakarta, 7 Juli 2013.

Bobby Herwibowo, trainer dengan semboyan “Menghafal Al-Quran Semudah Tersenyum” ini, berhasil merontokkan persepsi bahwa menghafal Al-Quran itu sulit. Tak hanya itu, peserta yang mengikuti training ini, tidak perlu dikelompokkan usianya. “Dari anak usia SD sampai manula di atas 60 tahun, bisa belajar Al-Quran bersama-sama, tak perlu dipisah,” jelas Bobby yang juga pengawas lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap ini.

Pelatihan diikuti hampir seimbang, pria-wanita beragam usia, berlangsung penuh kegembiraan. “Kita selama ini khilaf, menghafal Al-Quran tanpa mengikuti metode yang diajarkan Rasulullah. Rasulullah ketika menerima wahyu, tetap dalam keadaan ummi, beliau menghafal wahyu tanpa membaca ayat-ayat itu. Jibril ketika menurunkan lima ayat pertama, Rasulullah ketakutan, menggigil sekembalinya dari gua Hira’,” urai Bobby, mengawali pelatihan ini.

Dijelaskan, ketika mengungkapkan lima wahyu pertama, Rasulullah langsung hafal apa yang diwahyukan. Tidak dalam posisi secara khusus menghafal, seluruh ayat dalam kurun 22 tahun beliau hafal lengkap, sampai suatu ketika Allah mewahyukan untuk menyusun ayat demi ayat bukan berdasarkan urutan turunnya melainkan sebagimana urutan yang kita terima sebagai Al-Quran saat ini. “Kalau metode menghafal kita seperti selama ini, sulit rasanya mengungkapkan ayat demi ayat yang susunannya ‘terbongkar-bongkar’. Tapi Rasulullah dan para sahabat, bisa menguraikan Al-Quran yang dihafalnya, meskipun dibolak-balik urutannya.”

Kesimpulannya, kata Bobby, “Al-Quran sulit dihafal kalau dibaca. Dengarkan, lantunkan, dengan gerakan dan treatment tertentu. Lakukan berjama’ah, insya Allah lebih mudah melekat,” jelasnya di sela penjelasan tahap demi tahap penjelasan metode yang sudah dinikmati ribuan orang ini.

Pelatihan “Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum” merupakan program edukasi umat menguasai Al Quran, sekaligus menginisiasi donor society Aksi Cepat Tanggap. Mengikuti program ini, selain menambah pengetahuan dan skill keislaman, juga beramal saleh untuk mendukung program kemanusiaan melalui ACT. Training ini juga dilengkapi latihan menghafal 40 hadits dengan narasumber ahli hadits.

Khusus event ini, hasil penggalangan dana dari peserta didedikasikan untuk korban gempa Aceh. “Semoga para peserta sekaligus donatur, berkah ilmunya, berkah amalnya dan dilancarkan rezekinya,” kata Chabiburrahim, Manager Training KQM. Indah sekali bukan? Hafal ayat-ayat Al Quran, hafal hadits dan bersedekah. “Kita bisa menghafal Al Qurban meskipun belum bisa membaca aksara Arab. Bahkan kita bisa mengerti makhraj dan makna ayat-ayat Al-Quran melalui pelatihan ini,” kata Chabib. Semoga ini cara yang diridhai Allah bagi kita menyambut Ramadhan. Bagi yang berminat mengikuti training KQM angkatan berikutnya, bisa menghubungi Chabib pada nomor: 0813-105-4000-4

comments