*
Categories
Menu
Ilustrasi - Lambang PPP. (inet)
DPW Jabar: PPP Harus Rangkul Ulama
Nasional

Ilustrasi – Lambang PPP. (inet)

dakwatuna.com – Bogor. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus merangkul ulama jika ingin kembali mendapat dukungan pada Pemilu 2014.

“Apalagi, sejarah mencatat PPP merupakan warisan para ulama,” kata Ketua DPW PPP Jawa Barat Rachmat Yasin seperti disampaikan Humas DPW PPP Jabar David Rizar Nugroho di Bogor, Minggu (2/12).

Pernyataan Rachmat Yasin itu, katanya, disampaikan saat menghadiri milad (HUT) ke-22 Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Ditegaskan, yang menyebabkan suara PPP turun karena elite partainya banyak meninggalkan ulama. “Jadi, saya tidak mau mengulang kesalahan di masa lalu. Apalagi saya lahir dan dibesarkan di lingkungan ulama,” katanya.

Karena itu, kata Rachmat, PPP di masa kepemimpinannya akan dibawa kembali ke ulama. “Akan saya bawa ke pesantren, akan saya bawa ke majelis-majelis taklim, dan pengajian-pengajian,” katanya.

Rachmat Yasin yang juga menjabat Bupati Bogor itu yakin PPP sebagai partai Islam tidak akan ditinggal pemilihnya pada Pemilu legislatif 2014. “Sebanyak 85% penduduk Indonesia beragama Islam. Lantas siapa yang akan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan umat kalau bukan PPP sebagai partai Islam,” katanya.

David Rizar Nugroho, yang menjabat Wakil Sekretaris DPW PPP Jabar menambahkan, di bawah kepemimpinan Rachmat Yasin, partai itu terus memperkuat basis konstituen di pesantren. Salah satu program yang makin intensif diimpelementasikan adalah dengan mendatangi pondok pesantren, terutama yang memiliki basis umat yang besar, termasuk di Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Pengasuh Ponpes Darussalam KH Abdullah Ya’cub memberikan apresiasi atas kunjungan Rachmat Yasin ke pondok pesantren. “Merupakan kehormatan bagi saya diundang Kiai Abdullah Ya’cub menghadiri milad ke-22 ponpes ini,” kata Rachmat Yasin. (Ant/OL-04/MICOM)

comments